Berita EsportsTim & Player

Team Liquid ID Rebut Takhta Juara Regular Season MPL ID S18, NAVI Tergeser

Persaingan Mobile Legends Professional League Indonesia Season 18 (MPL ID S18) menghadirkan drama hingga pekan terakhir Regular Season. Team Liquid Indonesia (TLID) akhirnya berhasil mengamankan posisi puncak klasemen setelah menumbangkan ONIC Esports dengan skor 2-0 pada Minggu, 18 Oktober 2026.

Kemenangan tersebut memastikan TLID finis sebagai juara Regular Season MPL ID S18. Hasil ini sekaligus menggagalkan peluang Natus Vincere (NAVI) untuk mengakhiri fase liga di posisi pertama setelah mereka menelan kekalahan dari Bigetron by Vitality.

Persaingan kedua tim berlangsung ketat hingga penghujung kompetisi. TLID dan NAVI sama-sama mengoleksi 12 kemenangan dari 16 pertandingan, tetapi TLID unggul dalam selisih kemenangan gim. Dengan demikian, tim berjuluk Team Liquid ID tersebut berhak menempati peringkat pertama klasemen akhir.

Pencapaian ini menjadi modal penting bagi TLID menjelang babak playoff. Meski begitu, status sebagai juara Regular Season belum menjamin mereka menjadi juara keseluruhan MPL ID S18.

TLID Tumbangkan ONIC dengan Skor Meyakinkan

Pertandingan melawan ONIC Esports menjadi salah satu laga penting bagi Team Liquid ID pada pekan terakhir. Menghadapi tim yang dikenal sebagai salah satu kekuatan besar di kompetisi Mobile Legends Indonesia, TLID mampu menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan dua gim langsung.

Hasil 2-0 tersebut memberikan tambahan kepercayaan diri bagi TLID sekaligus memastikan mereka menutup fase reguler dengan hasil maksimal pada pertandingan terakhir.

Keberhasilan itu tidak hanya penting dari sisi hasil pertandingan, tetapi juga memperlihatkan kemampuan TLID menjaga konsistensi hingga akhir musim reguler. Dalam kompetisi yang berlangsung selama beberapa pekan, mempertahankan performa menjadi tantangan tersendiri bagi setiap tim.

Pertandingan melawan ONIC juga menjadi ujian penting karena kemenangan pada fase akhir kompetisi dapat menentukan posisi akhir klasemen. TLID mampu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk merebut takhta yang sebelumnya masih diperebutkan bersama NAVI.

Dengan berakhirnya Regular Season, TLID kini dapat mengalihkan fokus ke persiapan playoff. Mereka perlu mempertahankan koordinasi tim, mengevaluasi strategi, serta mengantisipasi gaya permainan lawan yang akan dihadapi pada fase gugur.

NAVI Kehilangan Posisi Puncak Usai Dikalahkan Bigetron

Di sisi lain, NAVI harus menerima hasil yang mengecewakan setelah kalah 0-2 dari Bigetron by Vitality. Kekalahan tersebut membuat NAVI kehilangan kesempatan untuk mempertahankan peluang finis di posisi pertama.

Sebelum pertandingan penutup, NAVI masih memiliki peluang untuk mengakhiri Regular Season sebagai pemuncak klasemen. Namun, hasil melawan Bigetron mengubah situasi persaingan pada papan atas.

NAVI sebenarnya menunjukkan performa kompetitif sepanjang fase reguler. Mereka mampu mengumpulkan 12 kemenangan, sama seperti TLID. Akan tetapi, hasil akhir tidak hanya ditentukan oleh jumlah kemenangan pertandingan, melainkan juga catatan kemenangan dan kekalahan gim yang menjadi pembeda dalam klasemen.

TLID mengakhiri fase liga dengan 26 kemenangan gim dan 11 kekalahan. Sementara itu, NAVI mencatatkan 25 kemenangan gim dan 12 kekalahan. Selisih tersebut membuat TLID unggul satu kemenangan gim dan menempati posisi teratas.

Kekalahan dari Bigetron menjadi pengingat bahwa persaingan di MPL ID S18 berlangsung ketat hingga pertandingan terakhir. Tim yang ingin berada di posisi terbaik harus menjaga konsistensi sekaligus memaksimalkan setiap kesempatan untuk meraih kemenangan.

Bigetron Buktikan Diri sebagai Ancaman Serius

Kemenangan 2-0 atas NAVI menjadi hasil penting bagi Bigetron by Vitality. Tim tersebut memperlihatkan bahwa mereka masih mampu bersaing dengan tim papan atas, meskipun persaingan menuju playoff semakin ketat.

Sebagai juara bertahan yang disebut dalam laporan pertandingan, Bigetron memiliki reputasi yang harus dipertahankan. Hasil positif melawan NAVI memberikan dorongan tersendiri menjelang fase berikutnya.

Dalam kompetisi Mobile Legends, kemampuan membaca permainan lawan dan menyesuaikan strategi menjadi faktor penting. Tim tidak cukup hanya mengandalkan performa individu, tetapi juga membutuhkan komunikasi dan koordinasi yang solid.

Kemenangan atas NAVI sekaligus memengaruhi persaingan di puncak klasemen. Hasil tersebut membuka jalan bagi TLID untuk mengunci posisi pertama setelah mereka menuntaskan pertandingan melawan ONIC dengan kemenangan.

Perubahan posisi ini menunjukkan bahwa hasil pertandingan antartim papan atas dapat memberikan dampak besar terhadap susunan klasemen akhir.

Persaingan Berlanjut ke Babak Playoff

Berakhirnya Regular Season bukan berarti perebutan gelar MPL ID S18 telah selesai. Enam tim teratas masih harus menjalani babak playoff untuk menentukan siapa yang berhak menjadi juara musim ini.

Keberhasilan finis di posisi pertama memberikan keuntungan bagi Team Liquid ID. Berdasarkan format kompetisi, TLID mendapatkan tiket langsung ke Upper Bracket Round 2 sehingga tidak perlu memulai perjuangan dari putaran pertama upper bracket.

Keuntungan tersebut dapat dimanfaatkan untuk mempersiapkan strategi dan mempelajari calon lawan. Namun, perjalanan di babak playoff tetap menuntut konsistensi karena setiap pertandingan membawa konsekuensi besar terhadap peluang melaju ke tahap berikutnya.

NAVI juga masih memiliki kesempatan untuk memperjuangkan gelar meskipun harus puas berada di posisi kedua. Sementara itu, Bigetron by Vitality menunjukkan bahwa mereka tetap menjadi salah satu tim yang patut diperhitungkan.

Dengan berakhirnya fase reguler, perhatian kini tertuju pada pertarungan di babak gugur. TLID memang berhasil merebut takhta Regular Season MPL ID S18, tetapi tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan momentum ketika perebutan gelar juara memasuki tahap penentuan.

Kemenangan atas ONIC menjadi penutup yang manis bagi perjalanan TLID di fase reguler. Kini, mereka memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa konsistensi selama musim liga dapat menjadi fondasi kuat dalam upaya meraih gelar juara MPL Indonesia Season 18.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *