Timnas Mobile Legends Indonesia Lolos Final Asian Games 2026, Libas Mongolia 2-0
NAGOYA – Timnas Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) Indonesia berhasil melaju ke partai final Asian Games 2026 setelah menundukkan Mongolia dengan skor 2-0 pada babak semifinal, Rabu (30/9/2026).
Pertandingan yang berlangsung di Aichi Sky Expo Esport Competition Room M5, Jepang, tersebut menggunakan format best of three (Bo3). Indonesia sempat mendapat perlawanan sengit dari Mongolia, tetapi mampu mengamankan dua gim sekaligus memastikan tiket ke partai puncak.
Hasil tersebut juga memastikan Indonesia setidaknya membawa pulang medali perak dari nomor MLBB. Namun, perjalanan skuad Merah Putih belum selesai karena mereka masih akan bertanding dalam perebutan medali emas.
Indonesia Sempat Kesulitan di Game Pertama
Kemenangan 2-0 atas Mongolia tidak diraih dengan mudah. Pada game pertama, Mongolia mampu memberikan tekanan melalui strategi yang membuat permainan Indonesia cukup kesulitan berkembang.
Mongolia menggunakan dua hero support dan mengandalkan Aulus di posisi gold lane. Kombinasi tersebut membuat Indonesia harus berhati-hati dalam setiap pertarungan.
Aulus memiliki daya serang besar dan beberapa kali mampu mengganggu komposisi permainan Indonesia. Dukungan Angela juga membuat Aulus semakin sulit dihentikan ketika terjadi team fight.
Selain itu, Mongolia memiliki Minotaur yang dapat mengacaukan formasi lawan serta Esmeralda dengan daya tahan tinggi. Kondisi tersebut membuat Indonesia tidak bisa begitu saja mengambil alih permainan.
Namun, Indonesia perlahan menemukan celah untuk membalikkan keadaan.
Team Fight di Area Lord Jadi Titik Balik
Memasuki fase akhir game pertama, koordinasi pemain Indonesia mulai menunjukkan hasil.
Salah satu momen penting terjadi ketika Indonesia berhasil memenangkan pertarungan di sekitar area Lord. Keberhasilan tersebut memberikan kesempatan bagi skuad Merah Putih untuk memperoleh momentum sekaligus menekan pertahanan Mongolia.
Dengan bantuan Lord ketiga, Indonesia melakukan tekanan dari beberapa jalur sekaligus.
Serangan melalui bot lane, top lane, dan mid lane membuat Mongolia kesulitan mempertahankan base. Tekanan berlapis tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika Indonesia berhasil menghancurkan base utama Mongolia dan mengamankan kemenangan pada game pertama.
Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Indonesia untuk menghadapi game kedua.
Mongolia Kembali Unggul di Awal Game Kedua
Indonesia melakukan perubahan draft pada game kedua.
Muhammad Affan Wahyudi atau Sumarno menggunakan Uranus untuk mengisi exp lane. Sementara itu, Badang digunakan untuk mendampingi Moskov di gold lane. Posisi jungler dipercayakan kepada Hirara, sedangkan Zhuxin dimainkan di mid lane.
Namun, perubahan tersebut belum langsung membuat Indonesia menguasai pertandingan.
Mongolia justru mampu mengambil keuntungan pada fase early game. Mereka beberapa kali memaksa Indonesia masuk ke dalam pertarungan dengan mengandalkan kombinasi Atlas dan Vexana.
Kedua hero tersebut mampu mengganggu posisi pemain Indonesia sehingga Mongolia sempat mendapatkan kendali permainan.
Situasi tersebut membuat Indonesia kembali harus mencari momentum untuk membalikkan keadaan.
Comeback Dimulai pada Menit ke-11
Titik balik game kedua terjadi ketika pertandingan memasuki menit ke-11.
Indonesia berhasil menjatuhkan seluruh hero Mongolia dalam sebuah team fight. Keunggulan tersebut memberikan ruang bagi skuad Merah Putih untuk mengatur kembali permainan.
Satu menit kemudian, Indonesia kembali memenangkan pertarungan penting. Momentum tersebut membuat Indonesia mendapatkan kesempatan untuk mengamankan Lord kedua.
Setelah memperoleh Lord, tekanan Indonesia terhadap pertahanan Mongolia semakin kuat.
Skuad Merah Putih terus mendorong pertahanan lawan hingga akhirnya berhasil menutup game kedua. Kemenangan tersebut memastikan Indonesia menang 2-0 dan tidak perlu memainkan game ketiga.
Perjalanan Indonesia Menuju Final
Tiket final menjadi hasil penting setelah perjalanan Indonesia di fase sebelumnya tidak sepenuhnya mulus.
Indonesia memulai kompetisi dari Grup B dengan menghadapi Malaysia. Pada pertandingan tersebut, skuad Merah Putih harus menerima kekalahan 0-2.
Namun, Indonesia segera bangkit pada pertandingan berikutnya dengan mengalahkan Arab Saudi 2-0. Hasil tersebut membuat Indonesia melanjutkan perjalanan ke fase gugur.
Di babak perempat final, tantangan yang dihadapi Indonesia semakin berat karena harus berhadapan dengan Filipina.
Indonesia berhasil mengatasi perlawanan Filipina dengan skor 2-1. Hasil itu kemudian membawa tim ke semifinal untuk menghadapi Mongolia.
Dua kemenangan beruntun di fase gugur tersebut membuat Indonesia akhirnya mencapai partai puncak Asian Games 2026.
Skuad Indonesia yang Berjuang di Asian Games
Timnas MLBB Indonesia diperkuat enam atlet dalam ajang Asian Games 2026.
Mereka adalah Alexander Owen Marcetami Buhe, Arif Fudin Dingarai Putra, Dalvin Ramadhana Putra, Muhammad Affan Wahyudi, Syauki Fauzan Sumarno, dan Albert Neilsen Iskandar.
Sementara itu, posisi pelatih ditempati Kenny Deo dengan Michael Abraham sebagai asisten pelatih.
Kombinasi pemain dan tim kepelatihan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan Indonesia hingga berhasil memastikan tempat di final.
Myanmar Menjadi Lawan di Final
Pada partai final, Indonesia akan menghadapi Myanmar.
Myanmar berhasil mencapai pertandingan puncak setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 2-0 pada semifinal lainnya. Dengan demikian, perebutan medali emas MLBB Asian Games 2026 akan mempertemukan dua wakil Asia Tenggara tersebut.
Berbeda dengan semifinal yang menggunakan format Bo3, pertandingan final akan berlangsung dengan format best of seven (Bo7).
Dalam format tersebut, tim yang lebih dahulu mengamankan empat kemenangan akan menjadi juara.
Pertandingan final dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 1 Oktober 2026. Berdasarkan laporan detikInet, laga akan dimulai pukul 14.00 waktu Jepang atau sekitar pukul 12.00 WIB.
Kenny Deo Ingin Perjuangkan Medali Emas
Pelatih Timnas MLBB Indonesia Kenny Deo menyambut keberhasilan timnya mencapai final. Menurutnya, pencapaian tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing dengan tim-tim kuat di Asian Games 2026.
Kenny juga menyoroti kemenangan Indonesia atas Filipina di babak perempat final. Setelah memastikan medali perak, ia menegaskan bahwa perjuangan tim belum berakhir karena masih ada kesempatan untuk mengejar medali emas.
Bagi Indonesia, partai final melawan Myanmar akan menjadi pertandingan terakhir dalam perjalanan nomor MLBB Asian Games 2026.
Format Bo7 membuat pertandingan tersebut berpotensi berlangsung lebih panjang dibandingkan laga-laga sebelumnya. Konsistensi strategi, kemampuan beradaptasi terhadap draft lawan, serta koordinasi dalam team fight akan menjadi bagian penting sepanjang pertandingan.
Dengan kemenangan 2-0 atas Mongolia, Indonesia kini telah memastikan satu tempat di partai puncak. Hasil tersebut sekaligus menjamin medali perak bagi skuad Merah Putih.
Selanjutnya, perhatian akan tertuju pada pertemuan Indonesia dan Myanmar dalam perebutan medali emas MLBB Asian Games 2026.

